Rabu, 08 Mei 2013

BAB: WAKTUNYA TIDAK LAGI DITERIMA IMAN YANG BARU

97. Abu Hurairah r.a. berkata:  Nabi saw. bersabda:  Tidak akan tiba hari kiamat sehingga matahari terbit dari barat, maka bila matahari telah terbit dari barat, dan orang-orangpun melihatnya, segera mereka beriman semuanya, pada saat itu tidak berguna iman yang baru, jika dahulunya mereka tidak beriman. Kemudian Nabi saw. membaca ayat 158 surat Al-An’am
hari tibanya salah satu ayat (bukti) yang telah ditentukan oleh Tuhanmu, maka tidak akan berguna iman yang baru bagi orangnya jika dahulunya mereka tidak beriman“.  (Bukhari, Muslim).

BAB: ALLAH MEMAAFKAN SUARA HATI SELAMA BELUM DIBICARAKAN ATAU DILAKSANAKAN

79. Abu Hurairah r.a. berkata:  Nabi saw. bersabda:  Sesungguhnya Allah memaafkan dari umatku, apa-apa yang masih tergerak dalam hati selama belum dibicarakan atau dilaksanakan (dikerjakan). (Bukhari, Muslim)

BAB: HUKUM AMAL KEBAIKAN KAFIR JIKA MASUK ISLAM

77. Hakim bin Hizam r.a. berkata:  Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang ibadah yang telah aku lakukan di masa Jahiliah, seperti shadaqah, memerdekakan budak dan silaturrahmi, apakah mendapat pahala?  Jawab Nabi saw.:  Engkau masuk Islam dengan apa yang telah engkau lakukan dari amal kebaikan.  (Bukhari, Muslim).
Yakni engkau akan mendapat pahala dari amal-amal yang lalu di masa jahiliah itu, selama engkau melakukan seperti itu sesudah Islam.

BAB: ISLAM, HIJRAH, DAN HAJI DAPAT MENGHAPUS APA YANG TERJADI SEBELUMNYA

76. Ibnu Abbas r.a. berkata:  Ada beberapa orang musyrik yang telah banyak membunuh dan berzina datang bertanya kepada Nabi Muhammad saw. : Sesungguhnya yang engkau ajarkan itu baik, andaikan engkau dapat memberitahu bahwa ada jalan untuk menebus dosa-dosa yang telah kami perbuat?                      Maka turunlah ayat:  “Dan mereka yang tidak meminta kepada Tuhan yang lain selain Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan hak, dan tidak berzina.” (Q.S. Al-Furqan : 68)            dan ayat : “Katakanlah, hai hamba-hambak-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah.” (Q.S. Az-Zumar : 53).   (Bukhari, Muslim).
Lanjutan ayat Al-Furqan:  “Dan siapa yang berbuat semua itu tentu mendapat dosa. Akan dilipatgandakan siksa atasnya di hari kiamat, dan kekal dalam siksa terhina. Kecuali orang yang taubat dan beriman serta beramal saleh, maka untuk mereka Allah akan mengganti semua dosa mereka dengan kebaikan (kebaikan), dan Allah Maha Pengampun lagi Penyayang.” (Al-Furqan: 69-70).
Lanjutan ayat Az-Zumar: “Sesungguhnya Allah dapat mengampuni semua dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Penyayang.” (Az-Zumar: 53)

KITAB: PAKAIAN & PERHIASAN ; BAB: MEMAKAI WADAH EMAS & PERAK UNTUK MAKAN DAN MINUM.

1337.  Dari Ummu Salamah r.a., Rasulullah saw. bersabda: Orang yang minum dari bejana yang terbuat dari perak, sebenarnya ia menuangkan api neraka Jahanam ke dalam perutnya. (Bukhari, Muslim).

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِي يَشْرَبُ فِي إِنَاءِ الْفِضَّةِ إِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارَ جَهَنَّمَ

BAB: AHLI NERAKA YANG PALING RINGAN SIKSANYA

127. An-Nu’man bin Basyir r.a. berkata: Aku telah mendengar Nabi SAW. bersabda: Sesungguhnya seringan-ringan siksa ahli neraka di hari kiamat, ialah orang yang di bawah telapak kakinya diletakkan bara api yang dapat mendidihkan otaknya. (Bukhari, Muslim).

BAB: ORANG MUKMIN DI AKHIRAT PASTI DAPAT MELIHAT ALLAH SWT.

112. ‘Aisyah radliallahu ‘anhu berkata; “Barangsiapa yang mengatakan bahwa Muhammad saw. melihat Rabbnya berarti dia telah masuk pada persoalan (salah) besar. Akan tetapi Beliau melihat Jibril ‘alaihissalam dalam bentuk dan rupa aslinya yang menutupi apa yang ada di antara ufuk langit”. (Bukhari, Muslim).

عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْمَنْ زَعَمَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَأَى رَبَّهُ فَقَدْ أَعْظَمَ وَلَكِنْ قَدْ رَأَى جِبْرِيلَ فِي صُورَتِهِ وَخَلْقُهُ سَادٌّ مَا بَيْنَ الْأُفُقِ

BAB : MENURUNKAN KAIN KARENA SOMBONG

1349.  Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Allah tidak melihat dengan rahmat-Nya pada orang yang menurunkan kainnya di bawah mata kaki karena sombong. (Bukhari, Muslim).



BAB : BOLEH MENGENAKAN BAJU BELUDRU

1348.  Jabir r.a. berkata: Nabi saw. bertanya : Apakah kamu mempunyai anmaath (kain dari beludru) ?  Jawab kami : dari mana kah kami memiliki anmaath?  Maka Nabi saw. bersabda: Akan ada padamu anmaath.      Kemudian Jabir berkata : Maka aku katakan padanya (istrinya): jauhkan dariku anmaath mu  itu.  Maka dijawab: Tidakkah Nabi saw. telah bersabda: Sesungguhnya akan ada padamu anmaath, maka aku biarkan ia. (Bukhari, Muslim).

BAB: HARAM MEMAKAI CINCIN EMAS DAN SUTRA BAGI LAKI-LAKI

1342.  Ali r.a. berkata: Nabi saw.memberiku hadiah kain dari sutra, lalu aku memakainya, tiba-tiba aku melihat kemarahan di wajah Nabi saw., lalu  aku bagi-bagikan kepada istriku.  (Bukhari, Muslim)

عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
أَهْدَى إِلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُلَّةَ سِيَرَاءَ فَلَبِسْتُهَا فَرَأَيْتُ الْغَضَبَ فِي وَجْهِهِ فَشَقَقْتُهَا بَيْنَ نِسَائِي

islami

untuk pelajar al qur'an (penyemangat hafalan)

hadits - hadits pembangkit semangat menghafal al Qur'an

Hazrat Abdullah bin Abbas r.anhuma berkata, “Saya pergi ke majlis nabi saw dan di sana Hazrat Ali telah datang dan berkata, “Wahai Rasulullah, saya mengorbankan ayah dan ibu saya untuk Tuan, ayat-ayat al-Quran tidak melekat pada hati saya. Apa-apa sahaja yang saya hafal tidak kekal di dalam ingatan.”



“Nabi bersabda, “Mahukah saya memberitahu kamu satu cara yang akan memberikan manfaat kepada kamu dan kepada sesiapa yang akan kamu sampaikan tentang hal ini serta apa-apa sahaja yang kamu pelajari akan terpelihara dalam ingatanmu?



“Di atas permintaan Hazrat Ali nabi memberitahu, “Apabila tiba malam Jumaat, sekiranya kamu mampu, bangunlah pada satu pertiga bahagian akhir malam. Masa itu adalah masa yang paling baik kerana itu adalah masa malaikat turun ke bumi dan masa khusus untuk penerimaan doa. Untuk menunggu masa tersebutlah Hazrat Ya’kub berkata kepada anak-anakya yang bermaksud, “Tidak lama lagi aku akan memohon keampunan untuk kamu dari Tuhanku (yakni malam Jumaat)”



Sekiranya susah untuk kamu bangun pada masa itu maka bangunlah pada pertengahan malam. Sekiranya itu pun kamu tidak mampu maka berdirilah mengerjakan solat empat rakaat pada permulaan malam.

Caranya ialah, pada rakaat pertama setelah membaca al-fatehah bacalah surah Yasin.Pada rakaat ke dua, selepas surah al-fatehah bacalah surah ad-Dukhan. Pada rakaat ketiga selepas surah al-fatehah bacalah surah Alif-lam-min al-Sajdah.Pada rakaat keempat selepas al-Fatehah bacalah surah al-Mulk.

Setelah memberi salam, pertama hendaklah kamu memuji Allah sebanyak-banyaknya kemudian kamu hendaklah berselawat ke atasku. Kemudian berselawatlah kepada semua nabi. Selepas itu beristigfarlah untuk seluruh orang mukmin dan untuk semua saudara Islam yang telah meninggal dunia sebelum kamu. Selepas itu baca doa ini.

“Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam sebanyak bilangan ciptaanNya dan keredaanNya, seberat timbangan arasyNya dan sebanyak dakwat kalimah-kalimahNya. Ya Allah aku tidak mampu mengira pujian untukMu sebagaimana Engkau sendiri memuji diriMu. Ya Allah sampaikanlah selawat dan salam serta berkatilah penghulu kami, Nabi yang ummi, daripada Bani Hashim dan ke atas keluarga dan sahabat-sahabat Baginda yang baik lagi mulia dan ke atas seluruh nabi dan rasul serta para malaikat muqarrabin.

Wahai Tuhan kami, ampunlah kami, saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan iman dan janganlah Engkau menjadikan dalam hati kami perasaan dengki terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mengasihani dan Maha Penyayang. Ya Allah ampunilah daku dan kedua-dua ibu bapaku, dan seluruh orang yang beriman dan orang Islam lelaki dan perempuan, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan menerima doa-doa.”

Selepas itu bacalah doa yang diajar oleh Rasulullah saw kepada hazrat Ali sebagaimana dalam hadith di atas. Doa ialah seperti berikut,



“Ya Allah, rahmatilah daku sehingga daku dapat dapat meninggalkan semua maksiat selama Engkau menghidupkan dakug . Ramhmatiah daku supaya aku tidak menanggung apa-apa beban yang tidak memberi manfaat kepadaku. Kurniakanlahkepada daku pandangan yang baik terhadap amalan yang membawa daku kepada redhaMu.i

Wahai Tuhan yang mencipta langit dan bumi, wahai Tuhan yang memiliki kehebatan dan kemuliaan serta kehormatan yang tidak mungkin dicapai oleh sesiapun. Wahai Allah yang Maha Pemurah, aku memohon dengan kehebatan dan nur wajahMu supaya Engkau menetapkan hatiku untuk menghafal kitabMu sebagaimana Engkau telah mengajarku. Dan kurniakanlah taufik supaya daku dapat membaca al-Quran dengan cara yang menyebabkan Engkau reda kepadaku.

Wahai Tuhan yang yang menciptakan langit dan bumi, yang memiliki kehebatan, kemuliaan dan kehormatan yang tidak dapat dicapai oleh sesiapapun, wahai Allah dan wahai Tuhan yang Maha Pemurah, aku memohon dengan kehebatan dan nur wajahMu supaya engkau mencahayakan penglihatanku dengan nur kitabMu dan Engkau menggerakan lidahku untuk menyebut al-Quran.

Dan engkau menghilangkan kesempitan hatiku dengan keberkatan al-Quran dan Engkau melapangkan dadaku dengan keberkataan al-Quran dan Engkau membasuh badanku dengan al-Quran (dari kekotoran dosa) kerana sesungguhnya tiada pembantu bagiku ke atas perkara yang haq(benar) kecuali Engkau. Dan tiada daya (untuk melakukan sebarang kebaikan) dan tiada upaya (untuk menjauhi sebarang kejahatan) kecuali dengan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”



Selanjutnya , Rasulullah saw bersabda, ” Wahai Ali, lakukanlah amalan itu sama ada tiga kali Jumaat, lima kali atau tujuh kali, insyaAllah doa kamu pasti akan dikabulkan. Demi zat yang mengutuskan daku dengan kebenaran, doa ini tidak akan ditolak daripada mana-mana mukmin.

Hazrat Abdullah bin Abbas berkata, “Setelah berlalu lima atau tujuh minggu maka Hazrat Ali telah datang ke majlis nabi dan berkata, “Wahai Rasulullah, dahulu saya membaca lebih kurang empat ayat, itupun saya tidak dapat mengingati sedangkan sekarang saya membaca empat puluh ayat dan ayat-ayat itu dapat saya ingati seolah-olah al-Quran terbuka di hadapan saya.

Dahulu saya mendengar hadith dan selepas itu saya cuba mengulangi hadith itu namun, hadith itu tidak kekal dalam ingatan saya, Sekarang setelah saya mendengar hadith, apabila saya ingin menyampaikan hadith itu kepada orang lain, satu huruf pun tidak teringgal.”

************

Semoga dengan keberkatan NabiNYa, Allah mengurniakan taufik kepada saya dan juga kamu untuk menghafal al-Quran dan hadith- pengarang kitab fadhilat Amal (Shaikhul Hadith Hazrat Maulana Muhammad Zakariya Ramhmatullahialaih)